MEMAKNAI PERJALANAN 2.920 HARI
“Perjalanan paling melelahkan adalah menemukan diri sendiri” ---- anonim Oktober 2026 // Ketapang kencana di sudut lapangan sekolah seolah oasis yang menyejukkan padang pasir, mentari bersinar sangat terang dan rindu petrikor kian terasa setelah lama tanah ini tidak diguyur hujan. Oktober masih kemarau, suasana hati masih bimbang antara senang dan galau. Dua bulan menjelang akhir tahun, membuat diri banyak merefleksi bahwa setiap hal yang dilakukan ternyata baru pada tahap “sekedar”, belum sepenuhnya memiliki makna dan tidak benar-benar dimaknai. Beberapa murid berbincang di bawah rindangnya pohon, menatap teman lainnya yang asik bermain bola di lapangan sekolah. Guru-guru dengan berbagai energi menyiram harapan di setiap ruang kelas, papan tulis selalu menjadi saksi bisu betapa setiap hari murid dijejali ilmu dan guru nyatanya selalu menjadi garda terdepan sebuah peradaban. Tahun ke delapan pengabdian, jari jemari ini kembali memberanikan diri untuk menuliskan perjalanan, yap t...

